Malam itu mulai larut, ruang yg tadinya penuh sesak mulai beransur berkurang siiring jama’ah Liqo meninggalkan tempat itu. Tinggal beberapa orang masih betah bersama Pa Kyai.
‘Cep, masih disini ?’, tanya pa Kyai itu setelah melihat anak muda yang tempo hari juga menghadiri liqo.
‘Ya, Pa Kyai’
‘Ada yang mengganjal, cep.. engga usah ragu dan malu. Tadi kan ada sesi tanya jawab, kenapa tanya sekalian, biar yang lain juga bisa mendengar’.
Baca selebihnya »
Filed under: ngaji nguping | Ditandai: azwar, dan toch maar, do'a | 1 Komentar »







