Mengelola Gaji Bulanan .. Part 1


Mengapa kita perlu mengelola Gaji Bulanan ? pertanyaan yang terlintas setiap orang, termasuk saya. Di dalam E-Leaning beberapa hari lalu yang saya ikuti adalah beberapa kiat dalam mengelola gaji bulanan yaitu :
1. Atur Pengeluaran.
2. Atur Utang.
3. Atur Masa Depan.

Jadi mengapa mesti mengelola gaji bulanan kita sekarang ?

Kehidupan seseorang tidak terlepas dari tiga masa, yaitu
- Masa Ketergantungan : umur 0 – 25 tahun
- Masa Kerja : umur 25 – 55 tahun
- Masa Pensiun : 55 – 75 tahun

Kita mulai memperoleh pendapatan ketika memasuki masa kerja, yaitu : selama kurang lebih 30 tahun, sedangkan tanggungan biaya hidup sudah dimulai dari masa kerja sampai masa pensiun.

Untuk dapat memenuhi tanggungan biaya hidup sampai dengan pensiun, kita harus melakukan pengelolaan keuangan dengan baik.

Dengan demikian, keinginan untuk sukses di masa kerja dan bahagia di masa pensiun pun dapat dicapai.

1. Atur Pengeluaran
Thomas Stanley dan William Danko, penulis buku The Millionaire Next Door, melakukan penelitian tentang kehidupan orang -orang kaya. Penelitian itu memberi kesimpulan yang berbeda dari kehidupan para jutawan yang selama ini kita bayangankan.

1. Hidup orang-orang kaya itu jauh dibawah kemampuan finansial mereka, contoh : tidak tinggal di rumah mewah meskipun mampu.
2. Lebih senang mencapai kemandiran finansial , contohnya lebih baik mengendarai mobil bekas daripada mobil keluaran terbaru tetapi sewaan.
3. Menggunakan uang dan waktu luangnya untuk menambah kekayaan, contohnya tidak berhenti melakukan menabung dan berinvestasi.

Faktor Keinginan (Wants) dan Kebutuhan (Needs), seringkan kita tidak dapat membedakannya. Apa yang ada dibenak kita, needs atau wants :

“Aku harus membagikan gajiku untuk membeli sembako, ongkos transportasi ke kantor, tabungan, cicilan kredit rumah, dan asuransi.”
atau
“Aku harus beli radio dengan speaker stereo yag kulihat di toko kemarin, Untuk tabungan, sedikit dulu saja, deh.”
atau
“Saatnya gajian, saaatnya bersenang-senang! Aku mau beli jaket kulit dan sepatu baru, lalu ajak nani makan malam di restoran perancis yag mahal itu.”

Kebutuhan Vs Keinginan

Dari sisi bahasa, perbedaan kata “butuh” dan “ingin” tertera jelas pada arti katanya. Pada Kenyataannya, “butuh” dan “ingin” juga memiliki perbedaan-perbedaan lain yang tidak kita sadari sehingga kita sering salah langkah.

… bersambung ..

4 Tanggapan

  1. terima kasih, sangat bermanfaat sekali. ditunggu artikel berikutnya… ^^b

    http://www.pondokhati.wordpress.com

  2. bgus bgt, bisa jadi motivasi sya mas..!^^
    Tuker link ya mas.., link mas da di blog sya
    http://awsomereza.blogspot.com/

    makasih mas

  3. lama g kunjung nih mas. artikelnya bermanfaat sekali.

  4. lagi blog walking alias ronda,… eh ketemu tips yg bagus,.. trims ya gan,…

    Kunjungi juga blog aku
    Yang Aneh Tapi Nyata
    ya gan,…

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.