Sebuah coretan pena minggu ini telah sedikitnya mengingat kembali masa lalu saya, iya di antara penambahan usia terkadang membuat orang mulai lupa, lupa dengan masa lalu yang memang bisa mengingat kita kembali “dari mana kita”.
Saya mesti memuji diri sendiri, sebuah prestasi diri masih bisa mengingat masa dahulu tepatnya 19 tahun yang lalu.
Menulis bisa melatih otak untuk terus berpikir.
Satu persatu raut wajah mulai terbayang Faisal, Zulkifli, nofita, Datuk, Ucok, Boyon, taufik, Delita, mayang. manca, edi, edi bagong, Tugino, Samsul, Endang Faridah Henny, Ina, Iskandar, Widodo, Safrial, Masdalipah, Fatimah, San Smith, & teman sebangku Nofit.
Namun ada beberapa nama yang tertulis, tak terlintas bayangan wajahnya, maaf kawan.
Komukasipun terputus, seiring saya sudah “betah” tinggal di pulau Jawa ini, jauh dari teman-teman yang ada diseberang sana. Jaringan Sosial yang bernama Facebook setidak telah membuka kembali sebuah komunikasi beberapa tahun belakang ini.
Terima kasih kawan yang telah mengadd dan mengkonfirmasi pertemanan ini kembali : Ucok, Masdalipah, Edi, nofit, endang, dan faridah.
Sebuah PR buat saya yaitu : Kapan kita bisa bertemu kembali ? bahkan dengan teman berbeda kelas bahkan satu sekolah dulu SMA 12 Medan (sekarang sudah menjadi SMA 13 Medan) yang baru saya kenal di dunia maya.
Insyaallah masih bisa tetap terjalin.
Filed under: curhat donk Ditandai: | memory




