Do’a


Malam itu mulai larut, ruang yg tadinya penuh sesak mulai beransur berkurang siiring jama’ah Liqo meninggalkan tempat itu. Tinggal beberapa orang masih betah bersama Pa Kyai.

‘Cep, masih disini ?’, tanya pa Kyai itu setelah melihat anak muda yang tempo hari juga menghadiri liqo.

‘Ya, Pa Kyai’

‘Ada yang mengganjal, cep.. engga usah ragu dan malu. Tadi kan ada sesi tanya jawab, kenapa tanya sekalian, biar yang lain juga bisa mendengar’.

‘Malu pa Kyai’

‘Ha ha ha.. Ya, sudahlah.’

Suasana sunyi, ternyata para yang masih hadir juga menunggu yang diucapkan anak muda itu.

‘Pa Kyai, saya ada yang perlu ditanyakan dan mengganjal tentang do’a, mengapa do’a saya tidak pernah terkabulkan, apakah yang salah dengan saya, Pa Kyai.’

Anak muda itu terdiam. Pa Kyai pun terdiam, beliau masih menunggu ucapan selanjutnya.

‘Apakah bener Pa Kyai, bahwa tidak dikabulkan do’a itu karena ada yag mengganjar atas perbuatan kita selama ini ?’, sambung anak muda itu.

‘Cep, dalam hidup ini jangan kita berburuk sangkah, apalagi berburuk sangkah kepada Allah. Jangan ya, Anakku.’

‘Berdo’a lah kamu, maka akan AKU kabulkan’, sambung Pa Kyai,’ artinya bahwa Allah itu tidak memilih, tidak memilah do’a umatnya. Apakah dia Kyai, guru, tentara, polisi, para demo yang dijalan, pemulung, siapapun dimata Allah adalah sama dan semua do’a akan di kabulkannya.’

Kyai itu memadang anak muda itu.

‘Nah, tinggal konsekuensi dari do’a itu sendiri, Cep. semua ada pertanggung jawaban kelak. seorang meminta kekayaan tentu saja dia akan dipertanyakan buat apa saja kekayaan nya itu selama hidupnya, seorang meminta jabatan tentu dia akan dipertanyakan apa yang telah dilakukan selama di menjabat itu ?’

‘Bahkan seorang maling meminta do’a agar berhasil dalam misi kejahatan, seorang koruptor meminta do’a itu juga akan dikabulkan,’ sambung Kyai itu ,”Jadi jika ingin meminta minta kepada Allah, berdo’a lah. Soal apakah cepat atau waktunya, itu urusan Allah.’

‘Terakhir anakku, Berdo’alah kamu, do’a mu akan AKU kabulkan sesuai dengan waktu dan kehendak-KU’.

‘Sebenarnya banyak pertanyaan yang disampaikan, namun waktu jua yang tidak memungkin. Pa Kyai, Insyaallah minggu depan saya hadir kembai. Assalamualaykum,’ anak muda itu pun pamit kepada Pa Kyai itu.

So, sudahkah kamu berdo’a hari ini ? Berdoa lah kepada Allah, jangan ke dukun atau kuburan.

Satu Tanggapan

  1. assalamu’alaikum wr.wb

    pak kyai apakah do’a agar orang yg menutupi dagangan saya bisa pergi? soalnya dia pernah saya omongin baik-baik e..malah marah & ngajak berkelahi.saya adalah pengelola toko sepatu yg tertutup oleh pedagang PKL.. memang secara hukum saya menang,tapi saya ga mau ribut..saya hanya minta tolong sama pak kyai do’a untuk mengusir orang yg seperti itu.
    wassalamu’alaikum wr.wb

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.